Low - High dalam Spiritual Power

Assalaamu'alaikum, sahabatku semua ada suatu konsep atau teori listrik yang sangat sederhana yang dapat dijadikan contoh  dalam mengaplikasikan spiritual power ( kekuatan spiritual ) kita, yang pertama spiritual power akan meningkat apabila mendapat hambatan, yang kedua ketika kita mampu mengatasi hambatan-hambatan dalam berkomunikasi maka kita mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi orang disekitar kita dan jauh lebih optimal. Teori Low - High dalam spiritual power ini yang akan sedikit saya jabarkan di bawah ini.

low, high, spiritual, power

Kalau kita bicara tentang arus atau voltase ada suatu hal yang menarik, Rosululloh bersabda " sampaikan kepada manusia sesuai dengan tingkat berfikir mereka." sekarang kita coba menghubungkan dengan bab voltase tadi, kita berhadapan dengan seseorang di dalam dakwah atau dalam suatu pembicaraan, maka kita harus menyesuaikan voltasenya. harus ada semacam trafo di dalam diri kita, kita tahu trafo mempunyai 2 fungsi yaitu step up dan step down. kalau kita berhadapan dengan orang yang low voltage, spiritual powernya rendah sedangkan kita mempunyai high voltage ( dengan spiritual power tinggi ), maka mau tidak mau kita harus menurunkan spiritual power kita sedikit demi sedikit. 

Dan pada saat yang bersamaan kita harus mengangkat voltage spiritual power kita pada saat berbicara dihadapan seseorang yang mempunyai spiritual power yang tinggi. maka disini ada suatu keseimbangan yang akan membawa dampak yang kita inginkan, dari situ  ada rahasia dari apa yang telah disabdakan Rosululloh diatas tadi.

Kita mendapat suatu pelajaran penting disini bahwa dalam kehidupan kita perlu step up dan step down dalam me-manage alam fikiran dan tata bahasa kita. bisa menaikkan dan bisa menurunkan, itu yang menjadikan kunci keberhasilan, ada sebuah 'balancing' atau keseimbangan antara apa yang kita ungkapkan dan apa yang mereka dengarkan, semua klop tanpa kesenjangan. 

Semoga penjabaran sedikit tentang tinggi dan rendah dalam spiritual power ini dapat menjadikan kita semakin arif dalam kehidupan ini, semakin low profile dan semakin high power dalam bermasyarakat. Amiin, Wassalaam.
Previous
Next Post »

13 comments

  1. mungkin ini yang disebut belajar dari hukum alam ya mas, karena keseimbangan alam mempengaruhi kehidupan manusia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Butuh keseimbangan dalam segala aspek kehidupan kita ..selaras serasi dan seimbang... :)

      Delete
  2. semoga trafoku tambah lama tambah lebih baik
    bagus2 mas artikelmu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semga tegangannya makin stabil y mas..hehe

      Delete
  3. biar imbang powernya harus di naik turunkan ya mas?

    ReplyDelete
  4. kunjungan perdana mas :) ternayata artikel disini bermanfaat2 .. semoga berkembang dengan baik

    ReplyDelete
  5. bijak bisa menempatkan diri...sedang dengan siapa dan untuk tujuan apa kita sedang menghadapi seseorang dalam berinteraksi...memang perlu ada mekanisme nya ya kang...
    #great banget... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas...perlu ada mekanisme khusus dalam interaksi terhadap sesama biar flow-nya nyampai... :)

      Delete
  6. benar banget kang.., dakwah gk hny butuh modal hafal dalil doang dan semangat doang tp hrs tau kondisi mad'u (objek dakwa) luar dlm, misalx aspek usia (anak2, remaja & ortu, aspek kelamin (Laki2 atw Perempuan)aspek ekonomi (kaya,menengah,& miskin) dst...

    ReplyDelete
  7. perumpamaan yang tepat sekali kang...
    berdakwah memang tidak bisa disama ratakan,tergantung objeknya, khatibu ala qodri uqulihim...nice share kang...

    ReplyDelete
  8. ilmu kyk gini baik d terapkan bang hehehe..nice dahh :D


    komen back yeee :D




    (polbek ya bang,,gue sdh folllow blog ini atas nama "jiwa mati" )

    ReplyDelete
  9. Ungkapan Low or High Dalam Spiritual Power ini mirip dengan prosesKaji Diri. Kalau sesepuh spiritual dari belahan barat pulau sumatera mengatakan Alam Takambang Menjadi Ayat, seyogyanya para penceramah itu harus memiliki kemampuan adjusment spirit dalam berdakwah, mantab ulasannya Kang Farhan, terima kasih sudah berbagi kaji.

    ReplyDelete

Partner Site