Jahe antara Manfaat dan Pantangan Penggunanya

Jahe atau dengan nama ilmiah populer Zingiber Officinalle tentu sudah banyak masyarakat yang mengkonsumsinya. Tanaman Rimpang yang banyak manfaat serta kegunaannya di dunia masakan maupun dunia kesehatan ini masuk dalam keluarga Temu-temuan. Bicara tentang Jahe tentunya tidak lepas dari khasiatnya seperti mereddakan perut kembung, mengurangi rasa nyeri serta terbukti sebagai obat pembunuh sel kanker. Dengan rasa yang khas 'pedas' dan baunya yang harum banyak masyarakat memanfaatkan jahe sebagai bahan minuman penghangat badan ketika musim dingin tiba.

Diantara banyaknya manfaat jahe tentunya ada yang perlu diwaspadai dan diketahui oleh masyarakat bahwa tidak semua kondisi fisik seseorang bisa menerima asupan jahe karena adanya sebab tertentu. Dimana konsumsi jahe bagi beberapa orang bisa membuatnya sakit dan bukan membuatnya semakin sehat. 

rimpang jahe herbal

Dilansir dari halaman Healthy and Natural, ada beberapa kriteria pengkonsumsi jahe yang harus berhati-hati dalam jumlah konsumsinya. Lalu siapa saja yang harus berhati-hati dalam mengonsumsi tanaman rimpang ini ?

1. Pengkonsumsi Obat Darah Tinggi

Penderita penyakit darah tinggi yang sedang mengkonsumsi obat-obatan klinis seperti Cardizem, Norvasc dan sejenisnya dianjrkan berhati-hati dalam mengkonsumsi Jahe. Tanaman ini bisa berinteraksi dengan obat-batan hipertensi yang bisa menyebabkan turunnya tekanan darah dan ritme detak jantung penggunanya dengan drastis. Turunnya tekanan darah dan detak jantung dalam level rendah (tingkat tidak sehat ) menyebabkan ritme jantung terganggu dan adanya komplikasi. Konsultasikan dahulu bila anda mengkonsumsi obat-obatan darah tinggi pada dokter pribadi anda.

2. Pengkonsumsi Obat-obatan Diabetes







Walaupun Jahe terbukti sebagai tanaman herbal yang dapat menurunkan penyakit diabetes tipe 2 tapi ada yang harus diwaspadai. Pengkonsumsi obat diabetes seperti obat Metformin dan sejenisnya serta seddang mengggunakan pengobatan jenis injeksi Insulin sebagai pengontrol kadar Gula darah harus berhati-hati agar kadar Gula tidak turun drastis karena konsumsi Jahe. Konsultasikan dahulu dengan dokter pribadi anda.

3. Pengkonsumsi Pengobatan Kelainan darah

Seperti halnya kedua alasan diatas, Jahe berfungsi sebagai pengencer darah yang berarti penderita dengan gangguan pembekuan darah dan sedang mengkonsumsi pengobatan klinis harus berhati-hati mengonsumsinya. Disarankan untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter anda tentang efek samping ketika ada asupan obat dan jahe pada waktu yang bersamaan.

Dengan mengetahui manfaat jahe dan juga pengguna mana saja yang tidak boleh mengkonsuinya secara serampangan tanpa berkonsultasi dengan dokter tentu tidak akan membuat badan sehat malah semakin memperparah penyakit yang diderita. Semoga info kesehatan diatas bermanfaat.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Partner Site