Dampak Amnesti Pajak Terhadap Pembayaran Pajak

Detikinfo- Dampak Amnesti Pajak Terhadap Pembayaran Pajak. Adanya pemberlakuan pengampunan pajak atau tax amnesty pada tahun 2016 ini dinilai banyak pihak akan memberikan banyak dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. 
Program yang telah dimulai sejak tanggal 18 Juli 2016 ini tidak hanya ditujukan bagi para pelaku usaha besar tetapi juga seluruh lapisan masyarakat ini diharapkan mampu menjadi tumpuan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembiayaan pembangunan. 

Dampak amnesti pajak

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan amnesti pajak dan apa saja dampaknya bagi pembayar pajak? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan dampak amnesti pajak terhadap pembayaran pajak berikut ini. 

Apa Itu Amnesti Pajak?

Amnesti pajak atau yang sering disebut juga dengan pengampunan pajak merupakan suatu program pengampunan yang diberikan oleh Pemerintah kepada wajib pajak. 

Program pengampunan tersebut meliputi penghapusan sanksi administrasi perpajakan, penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang belum dilaporkan serta penghapusan pajak yang seharusnya terhutang. Lalu siapa saja yang akan mendapatkan amnesti pajak ini?

Siapa Saja yang Diperkenankan Mengikuti Amnesti Pajak?

Setiap wajib pajak baik perseorangan maupun badan usaha yang berkewajiban menyampaikan SPT tahunan PPh diperkenankan mengikuti amnesti pajak. Bagi wajib pajak seperti wajib pajak Bendahara atau wajib pajak Joint Operation tidak diperkenankan mengikuti amnesti pajak karena hanya berkewajiban sebagai pemungut pajak dan memiliki kewajiban penyampaian SPT tahunan PPh. 

Selain itu, amnesti pajak tidak dapat diberlakukan terhadap wajib pajak yang tersandung kasus peradilan seperti wajib pajak yang menjadi terpidana kasus perpajakan, wajib pajak yang sedang menjalani penyelidikan atau wajib pajak yang sedang dalam proses peradilan.

Tantangan dan Hambatan Dalam Penerapan Amnesti Pajak




Dalam pelaksanaan amnesti pajak, pemerintah juga menghadapi beberapa kendala yakni :

a. Adanya kesalahpahaman masyarakat terhadap tindak pidana yang dikenai pengampunan.

Sempat beredar kabar bahwa pemerintah hendak menerapkan kebijakan amnesti total atau penghapusan semua jenis tindak pidana. Namun, pemerinah menegaskan bahwa amnesti pajak hanya menghapuskan pelanggaran yang terjadi di bidang pajak saja bukan penghapusan pelanggaran di bidang lainnya.

b. Adanya pengaruh kepentingan asing yang mempengaruhi opini di dalam negeri.

Selama ini ada beberapa negara yang menikmati keuntungan adanya orang Indonesia yang menginvestasikan dananya ke luar negeri karena pajaknya lebih rendah daripada di Indonesia. 

Kini, negara-negara tersebut harus merasakan kerugian karena sebagian besar investor Indonesia akan menarik uangnya kembali ke dalam negeri sehingga mereka berusaha menyebar opini-opini untuk menghambat para investor mengikuti amnesti pajak. 

Meskipun mengalami kendala, pelaksanaan amnesti pajak ini bisa memberikan banyak dampak positif baik bagi pembayar pajak maupun bagi pemerintah.

Dampak Positif Adanya Amnesti Pajak

1. Meningkatkan pendapatan Negara

Salah satu dampak positif terbesar dari pelaksanaan amnesti pajak adalah meningkatnya pendapatan pajak baru bagi pemerintah terutama adanya aliran dana dari investor Indonesia yang menanamkan modalnya di luar negeri. 

Jika pendapatan negara semakin meningkat, maka pembangunan infrastruktur dan berbagai macam kebutuhan negara pun bisa dilakukan dengan lebih baik dan lebih cepat.

Adanya pengampunan pajak ini diharapkan mampu menyerap sekitar Rp 2.000 triliun dana segar dari para pelaku usaha Indonesia yang sebelumnya berada di luar negeri. 

2. Melahirkan obyek pajak baru

Dampak positif selanjutnya dari adanya amnesti pajak yakni menambah jumlah obyek pajak. Amnesti pajak akan berpotensi melahirkan wajib pajak baru terutama wajib pajak pribadi yang belum terdaftar sebelumnya dan memiliki beberapa bentuk usaha.

Dibutuhkan peran penyidik pajak untuk melacak data, mengawasi wajib pajak pribadi (WPOP) di Indonesia serta proses sosialisasi yang menyeluruh sehingga mereka bersedia mengikuti program amnesti pajak ini.

3. Rahasia wajib pajak peserta amnesti pajak terjamin keamanannya

Proses administrasi amnesti pajak ini sudah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya oleh Direktorat jenderal Pajak Kementerian Keuangan sehingga proses penyimpanan data para pembayar pajak bisa dilakukan dengan aman dan sangat rahasia. 

Data wajib pajak yang mengikuti amnesti pajak ini dijamin kerahasiaannya sehingga tidak bisa diperkenankan bagi aparat penegak hukum untuk menggunakannya sebagai bukti permulaan penyelidikan kasus pelanggaran lainnya. Apabila di kemudian hari data tersebut mengalami kebocoran, maka pelaku pembocoran data tersebut bisa dikenai tindak pidana.

4. Meningkatkan pertumbuhan industri properti di tanah air

Sektor industri properti juga akan merasakan dampak positif dari adanya program amnesti pajak ini. Ketika program amnesti pajak diterapkan, maka pajak yang dibebankan kepada masyarakat juga akan berkurang sehingga nilai jual properti akan menjadi lebih murah sehingga akan akan lebih banyak masyarakat yang tertarik untuk berinvestasi di bidang properti.

5. Penghapusan pajak yang seharusnya terhutang

Amnesti pajak akan menghapus pajak yang seharusnya terhutang milik wajib pajak. Pajak yang terhutang akan dihapus ketika wajib pajak mengakui hartanya yang selama ini belum dilaporkan serta membayar sejumlah uang tebusan. Selain itu, wajib pajak juga tidak dikenai sanksi baik sanksi pidana perpajakan maupun sanksi administrasi. 

6. Meningkatkan kepatuhan wajib pajak

Selain untuk menambah jumlah wajib pajak baru, kebijakan amnesti pajak ini juga diharapkan akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak baik yang sudah terdaftar maupun yang baru mendaftar untuk membayar pajak.

Dampak Negatif Adanya Amnesti Pajak



1. Kenaikan harga tanah

Meskipun amnesti pajak bisa meningkatkan pertumbuhan industri properti karena nilai properti menjadi lebih murah, di sisi lain juga membuat harga tanah untuk lahan properti semakin meningkat karena semakin langka. Realisasi program sejuta rumah murah oleh pemerintah pun akan semakin sulit diwujudkan. 

2. Rawan kegagalan

Indonesia sebelumnya telah melakukan program amnesti pajak sebanyak dua kali, namun, keduanya mengalami kegagalan karena kurangnya koordinasi yang baik antara penegak hukum dengan direktorat pajak.

3. Berpotensi mengurangi ketaatan pembayar pajak

Tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, kebijakan amnesti pajak juga memiliki potensi berdampak negatif akan membuat para wajib pajak yang selalu taat membayar pajak menjadi enggan membayar pajak karena keringanan sanksi yang diberikan.

Setelah mengetahui keuntungan dari kebijakan amnesti pajak, lalu langkah apa yang harus dilakukan oleh seorang wajib pajak jika ingin mengikuti program ini?

Bagaimana Cara Mengikuti Amnesti Pajak?

Bagi masyarakat yang hendak mengikuti program amnesti pajak tapi masih belum mengetahui prosedur pendaftarannya, maka bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut. 

Cara Mengikuti Amnesti Pajak


1. Membuat NPWP

Untuk mengikuti program amnesti pajak, syarat utama seorang wajib pajak adalah memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Apabila belum memiliki NPWP, Anda bisa membuatnya di KKP (Kantor Pelayanan Pajak) dimana Anda tinggal.

2. Mencari Infomasi Mengenai Amnesti Pajak di KPP Setempat

Jika sudah memiliki NPWP, Anda bisa mendatangi helpdesk KPP untuk memperoleh informasi mengenai amnesti pajak seperti prosedur mengikuti amnesti pajak, cara menghitung harta kekayaan hingga tarif tebusan yang harus dibayarkan untuk mengikuti amnesti pajak.

3. Menghitung seluruh kekayaan yang Dimiliki

Setelah memperoleh infomasi mengenai amnesti pajak, Anda bisa menghitung seluruh kekayaan Anda sendiri (self assesment) kemudian membayar tarif penebusan. Namun, sebelumnya Anda harus menghitung nilai kekayaan bersih terlebih dahulu dengan cara mencari selisih antara harta tambahan dengan hutang yang belum dilaporkan dalam SPT PPh terakhir. 

Apabila nilai total kekayaan bersih sudah di ketahui, kemudian nilai tersebut dikalikan dengan tarif sebesar 4% untuk harta yang berada di luar negeri pada periode I (Juli-September). Sedangkan untuk harta yang berada di Indonesia, total kekayaan bersih dikalikan dengan tarif sebesar 2% pada periode yang sama.

Nilai tarif tebusan dari total harta tersebut merupakan nilai yang harus dibayarkan oleh wajib pajak ke bank persepsi atau bank yang telah ditunjuk pemerintah. Nantinya Anda akan mendapatkan surat pernyataan harta beserta lampiran yang harus diisi untuk kemudian disampaikan ke KPP. Pihak KPP akan melakukan pengecekan kesesuaian antara jumlah pembayaran tebusan dengan total harta yang dilaporkan.

4. Menerima Tanda Terima Dari KPP

Jika dinilai sudah sesuai, Anda akan menerima tanda terima dari KPP sebagai bukti pembayaran uang tebusan dan sudah menjalani pengecekan. Setelah itu, Anda akan menerima Surat Keterangan Amnesti Pajak dari KPP sebagai tanda resmi telah mengikuti amnesti pajak dalam jangka waktu 10 hari kerja.

Demikian ulasan dampak amnesti pajak terhadap pembayaran pajak, semoga bermanfaat.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Partner Site