30/12/2016

Cara yang Benar serta Hal yang Harus Dihindari Ketika Mengganti Busi Mobil

busi mobil

Busi adalah komponen yang cukup penting bagi kendaraan bermotor. Alat ini berfungsi untuk memantik api agar terjadi pembakaran di dalam mesin. Tanpa busi, suatu mobil tidak akan bisa berjalan karena tidak terjadi pembakaran. Bagi sebagian besar orang, busi adalah suatu komponen yang cukup familiar. Bahkan untuk orang yang awam dalam dunia otomotif sekalipun pasti sudah akrab dengan namanya. 

Nah buat anda ingin mengenal lebih jauh tentang komponen busi ini, berikut kami bagikan ulasannya. Pada kesempatan ini kami akan ulas mengenai cara mengganti busi yang benar dan juga hal-hal yang harus di hindari saat memasang busi.

A. Cara membersihkan dan mengganti busi mobil yang benar



1. Pertama, jika mobil anda panas, dinginkan mesin terlebih dahulu. Mengganti busi dalam keadaan panas bisa membahayakan kulit kita. 

2. Setelah dingin, genggam bagian dasar kabel mesin penutup besi lalu tarik perlahan dengan sangat hati-hati (sebisa mungkin jangan di goyang-goyang)

3. Masukkan kunci busi menggunakan batang ekstension sebagai pembuka. Ada kalanya busi masih layak di gunkan, namun ada kalanya juga, busi sudah tidak bisa di tolong lagi, dan harus membeli busi yang baru. Untuk itu, setelah melepas busi sebaiknya cek arus yang di keluarkan busi tersebut. Jika ada percikannya atau keadaan busi tidak berwarna hitam yang menandakan gosong, maka besar kemungkinan masih bisa di pakai. 




4. Oke anggap saja, busi masih dalam keadaan baik, dan anda telah membersihkannya dengan sikat besi pada bagian-bagian busi yang menghitam, maka selanjutnya, tinggal anda bersihkan pada rumah businya, dengan kain. Pastikan rumah busi dalam keadaan kering dan tidak ada kotoran di dalamnya. Selanjutnya, setelah itu anda pasang busi tersebut kembali, dengan hati-hati dan jangan terlalu kencang.

5. Oya, sebelum memasangnya lagi, akan lebih baik jika terlebih dulu mengukur jarak celah busi. Idealnya, jarak celah busi adalah 0,028-0,06 inch. Namun ukuran ini tidak paten pada setiap mobilnya. Untuk memastikan berapa ukuran ideal celah busi anda. Anda bisa mengeceknya melalui buku panduan mobil.

6. Dan berikutnya, misalnya anda membeli busi baru karena busi lama sudah tidak layak pakai, maka cara memasangnya sama dengan step by step di atas. Yaitu dengan terlebih dulu membersihkan rumah busi dan memasang busi tersebut dengan hati-hati serta tidak terlalu kencang saat memasanganya.

B. Hal yang harus dihindari ketika mengganti busi


1. Melepas ring busi


Sebenarnya melepas ring busi sah – sah saja karena pemasangan bisa lebih mudah. Namun jika tidak ahli dan belum berpengalaman tentang dunia otomotif, sebaiknya hindari melepas ring busi ketika mengganti busi. Hal ini bisa menyebabkan busi terlalu masuk ke dalam dan berpotensi menyenggol katup valve.

Jika sudah demikian, klep bisa mengalami kerusakan (bengkok) dan elektrodanya bisa patah. Parahnya lagi kerusakan ini bisa menyebar ke komponen mobil lain.

2. Melepas busi saat mesin mobil masih panas


Jangan terburu – buru mengganti busi ketika mesinnya masih panas. Ini dikarenakan besi busi dapat memuai saat keadaannya masih panas. Jika sudah begini, drat pada lubang busi bisa berpotensi mengalami dol dan berakibat pada kerusakan.

3. Terlalu kuat ketika mengencangkan busi


Drat pada busi berbeda dengan drat pada baut body. Jika baut body diputar terlalu kencang, maka yang akan dol adalah bagian drat bautnya.

Namun jika drat busi dipasang terlalu kencang, akibatnya bisa berbahaya yaitu rusaknya bagian head dan satu – satunya cara untuk memperbaikinya adalah dengan membawanya ke tukang bubut.

Demikian di atas cara mengganti busi dengan benar dan hal – hal yang harus dihindari ketika melakukannya. Semoga bermanfaat.


Emoticon Emoticon