10/05/2017

Fenomena Bani Serbet dan Bani Bumi datar di Sosial Media



Fenomena 'asal mula kata Bani Serbet dan Bani Bumi datar di SosMed, Panggung Politik di indonesia akhir-akhir ini memanas dengan munculnya berbagai permasalahan yang muncul, Salah satu yang ikut meramaikan persaingan dan adu argumen ada di ranah Sosial media seperti di Facebook, twitter, Google Plus dan bahkan media Video seperti Youtube juga dijadikan ajang 'pertempuran diantara kubu yang saling berseberangan. Fenomena yang banyak dan sering muncul di dunia media social adalah adanya panggilan 'Bani Serbet' atau 'bani taplak' dengan rivalnya yaitu 'Bani Bumi datar'.

asal mula kata bani taplak dan bani bumi datar

Disini redaksi Detikinfo tidak akan membahas kelebihan dan kekurangan atau bahkan kebenaran yang ditampakkan kedua kubu yang berseteru di media sosial tersebut, tapi Admin akan membahas asal mula dan pengertian mengapa nama sebutan tersebut muncul dan menjadi suatu hal yang lumrah diucapkan ketika sedang melakukan perang opini di media sosial.

Seperti diketahui, saat ini Dunia internet menjadi peran penting dalam membangun sebuah image dan mind blowing di masyarakat untuk saling menjegal, menjatuhkan serta menurunkan mental lawan politik. Sudah banyak contoh dan kejadian dimana sebuah negara menjadikan unit cyber-nya menjadi salah satu alat Pertahanan dan penggerak people power dengan sedikit sumberdaya manusia yang dikorbankan.

Dengan memanfaatkan jaringan sosial media pulalah bisa dipetakan bagaimana kekuatan serta kelemahan lawan, jadi sekarang ini yang menganggap isu serta cuitan semisal di twitter atau facebook sebagai anngin lalu adalah salah besar. Maka dari itulah ada suatu gerakan yang secara spontan bisa menggerakkan opini publik dengan berbagai modus yang dijalankan oleh seorang cyber army.

Asal Kata Bani Taplak dan Bani Bumi Datar


Kembali ke topik diatas, mengapa saat ini banyak muncul fenomena sebutan 'bani taplak atau bani serbet' dan juga sebutan 'bani bumi datar' di media sosial ?, mari kita bedah satu persatu di bawah ini.

1. Bani Serbet / Bani Taplak

Sebutan ini di artiken sebagai pendukung, kelompok atau golongan yang ada pada sosok Gubernur DKI yaitu 'Ahok' dan wakilnya 'Djarot' serta partai pendukungnya. Dimana sebutan kata serbet atau taplak dianalogikan dari motif baju yang mereka gunakan yaitu bermotif kotak-kotak.

Di masyarakat kita (Indonesia) motif kotak-kotak pada selembar kain diartikan oleh rival politiknya sebagai kain untuk membersihkan sesuatu (jawa:serbet) atau juga bisa diartikan sebagai kain penutup meja (Jawa: taplak).

Sebutan ini sudah jamak dan banyak digunakan oleh 'musuh' atau rivalnya di media sosial untuk memperjelas suatu kalimat atau perkataan yang ditujukan ke golongan tertentu tanpa perlu menyebut nama perorangan. Jadi kalau pembaca melihat beberapa status, cuitan atau komentar di berbagai situs atau media sosial yang menyebut 'bani taplak atau bani serbet' maka itu ditujukan oleh kelompok atau golongan pendukung Ahok dan kawan-kawannya

2. Bani Bumi Datar

Sebutan yang satu ini adalah 'lawan' dari istilah diatas, dimana kata 'bani bumi datar' dianalogikan sebagai golongan yang membela Islam atau pembela Al Quran. Istilah bumi datar sendiri sering disebut sebagai kiasan kata yang mana banyak di sebagian umat Islam yang mempercayai bahwa Bui itu datar bukannya Bulat seperti yang dikemukakan oleh para ahli masa kini. Disini Admin tidak akan membahas fenomena dan kontroversi bumi datar yang saat ini sedang hangat diperbincangkan dan tidak akan ada habisnya utuk diperdebatkan.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Banyak Umat islam di Indonesia yang marah dengan sikap Gubernur DKI jakarta 'Ahok' yang dianggap telah menistakan Al Qur'an dan sampai ulasan ini ditulis Ahok telah dinyatakan Bersalah oleh pengadilan dan dijatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara.





Sebutan Bani Bumi datar dilontarkan oleh rivalnya yaitu bani serbet juga bertujuan untuk mempermudah penyebutan tanpa menunjuk satupun nama sosok tertentu.

Dengan adanya penyebutan nama yang dikiaskan seperti Bani serbet atau Bani bumi datar tentunya dari kacamata hukum tidaklah menjadi masalah. Namun akan menjadi suatu perkara hukum yang bisa berakhir di Meja hijau bila dalam penyebutan kata tersebut mencatut sebuah nama perseorangan atau instansi yang tidak ada bukti atau fakta (Hoax).

Tren menyebut suatu golongan atau kelompok di medsos dengan panggilan alias seperti diatas bisa menjadi trending tersendiri di mesin pencari kalau dalam penyebutannya diawali dengan tanda HasTag dan disebar secara aktif dan masif oleh para cyber army masing-masing kelompok.

Cyber army merupakan nama atau sebutan bagi pengguna Internet dan media sosial yang bertugas untuk menyebar, meng-counter dan melakukan perlawanan terhadap kelompok lain. Cyber Army bisa berupa kelompok berbayar ataupun perorangan yang secara sukarela melakukan 'serangan' cyber ke rivalnya.

Begitu pula dengan Netizen kedua kubu diatas, Kubu cyber Bani Taplak dan kubu Bani Bumi datar juga tidak akan mau kalah satu sama lain di Dunia internet, bahkan tidak jarang yang 'ucapannya' keceplosan yang berujung pada kasus hukum.

Bagi pengguna media sosial yang belum pernah melihat bagaimana panasnya pertarungan di media Internet tentunya berkecamuk berbagai rasa seperti risih, marah, sedih bahkan senang melihat berbagai komentar dari Netizen kedua kubu yang saling berseteru. Namun bagi yang sudah terbiasa melihatnya akan lebih selektif memilih berita dan unggahan status mana yang benar dan mana yang merupakan Hoax.

Semoga sedikit ulasan tentang asal mula sebutan 'Bani Taplak' dan 'Bani Bumi datar' diatas bisa sedikit mengobati rasa ingin tahu pengguna social media di Tanah Air. Saran Admin, Santun dan bertindak Cerdaslah dalam menyikapi segala informasi di media sosial, semoga bermanfaat.


Emoticon Emoticon