11/10/2017

Mengatasi Baterai Android Penuh tapi HP mati Sendiri

DetikInfo.com - Penyebab dan cara mengatasi kondisi Baterai Penuh tapi ponsel Restart / Mati sendiri. Smartphone Seperti halnya perangkat elektronika lain yang memanfaatkan arus dari sebuah baterai sebagai catu dayanya tentunya tidak terlepas dari permasalahan kelistrikan dan juga daya baterai yang mensuplai hardware untuk kinerja sistem supaya bisa berjalan dengan normal seperti yang diharapkan. Namun adakalanya Masalah baterai menjadikan problem tersendiri dan bagi pengguna smartphone dengan berbagai keluhannya seperti Ponsel tiba-tiba mati sendiri, baterai tidak bisa di charge, baterai tidak lekas penuh walau di charge lama dan keluhan lainnya.

penyebab ponsel tiba-tiba mati walau baterai full

Seperti halnya pada smartphone android yang ingin admin bahas kali ini, yaitu keluhan pengguna Android yang mempunyai problem HP tiba-tiba mati sendiri walau kondisi daya beterai masih penuh. Begitu pula problem ketika prosentase baterai tiba-tiba menurun dengan cepat padahal baru saja melakukan pengisian daya baterai sampai full.

Penyebab dan cara mengatasi HP mati walau sendiri baterai Full


Sebenarnya apa yang yang terjadi pada HP android yang mengalami problem baterai seperti diatas?, untuk mengetahui beberapa penyebab dan bagaimana penyelesaian masalahnya silahkan simak ulasannya di bawah ini.

1. Kondisi Baterai, Coba cek kondisi baterai mulai dari bentuk fisik sampai umur baterai dari mulai awal anda memakai ponsel sampai saat ini.

Baca Juga


Kondisi baterai yang sudah tidak normal seperti melembung bisa menjadi penyebab umum turunnya kualitas pengisian dan daya simpan arus listrik. Di dalam struktur baterai ada laipsan cell-cell yang bisa menyimpan arus listrik, Bila kondisi cell dalam baterai sudah tidak normal seperti menekuk ke keluar yang ditandai fisik baterai melembung bisa menjadi penyebab utama masalah penyimpanan arus.

Begitu pula masalah umur pemakaian baterai juga berpengaruh terhadap kualitas daya simpan arus dalam baterai. semakin sering anda melakukan charging (pengisian daya) maka semakin tambah menurun pula kualitas dan daya simpan arus dalam baterai.

Jadi bila anda mengalamin ponsel tiba-tiba mati sendiri atau prosentase baterai di layar tiba-tiba berkurang dengan cepat maka sudah saatnya melakukan penggantian baterai dengan yang baru. Catatan, jangan sekali-kali membongkar baterai dengan tujuan memodifikasinya bila anda tidak mengetahui secara pasti berapa ukuran arus input dan output dari baterai yang bisa diterima oleh smartphone anda.

Jangan Lupa untuk melakukan kalibrasi ulang baterai agar pembacaan prosentase baterai di layar bisa tepat.

2. Banyak aplikasi berjalan di background. Banyak sekali jenis aplikasi yang setelah terinstall ternyata walau tidak digunakan oleh penggunanya namun tetap berjalan di balik layar tanpa anda ketahui.

Begitu pula aplikasi yang sering anda buka dan menutupnya hanya dengan menekan tombol Home tentu aplikasi tidak akan tertutup dengan sempurna dan masih berjalan tanpa anda sadari pula. Contoh, anda baru saja membuka aplikasi Facebook dan tiba-tiba ada inbox di WhatsApp dan umumnya pemilik ponsel langsung masuk ke aplikasi tersebut melalui notifikasi yang ada di layar, tentunya facebook yang tadi terbuka akan tertimpa tampilannya dengan aplikasi WA yang baru anda buka.

Problem baterai ponsel mati sendiri

Tidak hanya itu, banyaknya aplikasi yang mengharuskan ada data internet juga berpengaruh besar terhadap penggunaan daya baterai. Hal tersebut dikarenakan setiap aplikasi yang terinstall dan dijalankan memerlukan kinerja dari perangkat hardware yang ada seperti Prosesor, GPU, RAM dan perangkat jaringan dan lain sebagainya. Kesemua hardware tersebut akan bekerja terus menerus untuk melakukan tugasnya agar sistem dan aplikasi bekerja secara optimal.

Jadi ketika mengalami problem tiba-tiba mati sendiri coba cek apakah aplikasi yang anda install terlalu banyak dan coba pastikan selalu menutup aplikasi yang baru terbuka ketika ingin membuka aplikasi lain.



3. Besar RAM dan kecepatan Prosesor. Seperti halnya pada kasus kedua diatas, ketika banyak aplikasi berjalan dan memerlukan resource RAM serta kecepatan prosesor yang tinggi maka hal tersebut harus dipenuhi oleh perangkat android. Bila sampai RAM kehabisan ruang bisa menyebabkan sistem melambat, prosesor bekerja ekstra tinggi dan bila terjadi kegagalan proses maka sistem akan melakukan reboot atau bahkan shut Down.

Jadi sebelum memutuskan menjalankan aplikasi yang berat-berat dan membutuhkan resource RAM serta kecepatan prosesor yang tinggi silahkan cek seberapa besar RAM dan speed prosesor yang ada di ponsel anda agar tidak terjadi overload penggunaan Resource hardware dan sitem mati seccara otomatis.

4. Sistem bermasalah, ini juga menjadi sebab yang sering terjadi ketika ponsel tiba-tiba mati sendiri walau baterai sudah kondisi full charging.

Untuk solusi terhadap sistem yang bermasalah tentunya anda harus mencoba melakukan reset factory sistem atau bisa langsung melakukan recovery reset agar sistem kembali pulih.

Bila dengan melakukan langkah recovery reset tidak mengatasi masalah ponsel yang tiba-tiba mati sendiri bisa melakukan flashing ulang firmware di smartphone agar semua sistem fresh install kembali.

5. Hardware bermasalah, Untuk sebab yang terakhir adalah masalah perangkat di dalam ponsel itu sendiri. Dimana perlu dilakukan pengecekan secara menyeluruh mulai dari kondisi komponen, RAM, Prosesor dan beberapa komponen terkait lainnya.

Untuk problem smartphone yang satu ini tentunya service center HP menjadi solusi terakhir.

Itulah beberapa sebab dan cara mengatasi masalah HP mati sendiri walau kondisi baterai full, semoga bermanfaat untuk pembaca DetikInfo semua.


Emoticon Emoticon